ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000 dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q
BERKABUNG Untuk moralitas massa Entah mengapa, di masa yang lebih maju ini, semua serba ada dan lebih di permudah, setan dalam diri justru semakin merana. Semakin berkobar dibalik payung wajah tak kepedulian. Entah mengapa, hati ini semakin tak terima, ingin berkuasa dan hancurkan semua kegilaan ini. Biar, biar lelah jiwa raga terobati. Hingga, Hasrat terus menggebu. Membuncah penuh angan dan awang - awang. Lalu apa lagi yang tersisa? Karena sayangnya hanya berkabung yang ada. Berkabung atas matinya harga diri, Royalitas pada kode etik dan mentalitas rational Serta harga mati untuk kebenaran Semua, semua lenyap ditelan jurang saat ada kepentingan. Saat kerakusan hadir. Saat kekuasaan, harta, posisi, ego, harga diri dan keinginan mengisi celah - celah hati. Semua, semua retorika ini tak berguna. Kenapa? Karena manusia itu egois sayang. Selalu, dulu atau sekarang, juga di masa yang akan datang. Selalu, dan akan selalu seperti itu. Karena salah satu jati diri manusia adal...
MANUSIA Apa itu manusia? Apa kata yang tepat untuknya? Kata yang dapat mendefinisikannya? Adakah? Mungkin egois? Fana? Beradab? Berubah? Rapuh? Benarkah? Manusia... Bukan seperti mesin yang selalu menuruti perintah. Akan ada keinginan liar yang berkumpul. Seperti kebosanan, rasa malas, ingin melarikan diri dari tanggung jawab, kesal, lelah, putus asa, dan lalai. Bukan seperti hewan yang tidak dapat berpikir. Pasti ada sebab akibat yang menyertai, meski kadang tak selalu dapat dipahami. Akan ada alasan dibalik semua tindakan, apapun itu. Bukan tuhan yang maha kuasa. Karena sepintar apapun akan selalu ada yang tak dimengerti, tak dipahami, tak diketahui dan tak bisa dilakukan. Sehebat apapun manusia akan selalu tunduk dan kembali ke alam. Bukan dewa yang tak seperti dunia fana. Kita punya sejuta perasaan yang terus berganti secepat kilat. Tak bisa selamanya kekal dan abadi. Selalu berganti, entah itu kulit ataupun hati. Selalu mudah tuk melupakan. Bukan malaikat yang berh...
PUDAR langit begitu putih dan bersih biru bercampur semburat putih melayang mengudara seakan tak ada beban hirup pikuk di kejauhan dentam roda kendaraan lalu lalang tak pernah henti seperti langit di atas sana mungkin tak berujung kubuka pintu yang berderit tanda lamanya waktu berlalu sepi gelap seakan tak pernah memiliki aku bertanya pada hembusan angin yg menerpa wajahku berapa usia yang tersisa? berapa lama waktu lagi sebelum semua benar - benar pudar hilang dan tak berbekas seperti benda di angkasa tar terhitung jumlahnya tapi tak pernah berharga tuhan, berapa lama lagi? berapa lama lagi kebosanan ini bertahan? kadang, hidup ini terasa begitu menyesakkan untuk terus dijalani
Komentar
dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q