surat terakhir dari sang penderita HIV
Surat Terakhir Buat kekasihku tersayang, Tahukah engkau saying, suatu hari, aku pernah berkata kepada adikku, aku berkata : “dek, jangan pernah sekalipun kamu berbohong, karena sekali kamu berbohong, maka seterusnya kamu akan kembali mengulang kebohongan tersebut hingga hidupmu pun menjadi penuh oleh dusta, dusta , dan dusta”. Namun sekarang, semua itu ternyata kembali lagi kepadaku. Aku yang dahulu pernah menggurui adikku, kini harus menelan pil pahit bahwa aku lah sang pembohong tersebut. Satu kali, aku berbohong dan berdalih demi kebaikan, selanjutnya, aku berbohong hanya untuk membuat diriku terlihat lebih baik. Sungguh sangat menyedihkan, semuanya palsu, semuanya semu, tak terkecuali semua kata indah yang ku tebarkan kepadamu kasih, karena aku hanyalah manusia biasa yang selalu berbuat salah. Selalu berbuat salah, tetapi juga mengingkarinya. Sungguh ironis…. Akan tetapi, kali ini aku tulus berjanji kepadamu kasih, aku akan pergi dari hidupmu dan tak akan pernah k...